08.00

The Photographer : Between Fine Art and Journalism


Fotografi adalah seni dan penghasilan gambar dan cahaya pada film atau permukaan yang dipekakan (KBBI). Fotografer adalah juru potret, yaitu mereka yang bergelut di bidang fotografi sebagai penangkap gambar dengan menggunakan kamera. Setiap fotografer memiliki kisah dan pengalamannya. Indonesia memiliki nama-nama seperti Arbain Rambey, Aryono Huboyo Djati, Darwis Triadi, Tarmizy Harva, Eddy Hasby, Don Hasman, Oscar Motuloh dan masih banyak lagi yang dikenal sebagai fotografer handal. Ada yang bergerak sebagai photo journalist, art, atau bidang fotografi lain. Mereka membanggakan dengan karya-karyanya. Inilah sekilas kisah dua fotografer Aryono Huboyo Djati sebagai Fine Art Photographer dan Arbain Rambey sebagai Photojournalist.


Apakah Anda tahu bahwa pernah ada foto hasil karya fotografer Indonesia yang terjual dengan harga 700 juta rupiah?

Itulah fakta yang pernah mengundang decak kagum pengamat dan penggemar fotografi Indonesia. Fotografer itu adalah Aryono Huboyo Djati, sebuah karyanya yang dipamerkan di hotel Nikko bisa terjual dengan harga yang fantastis. Dia memotret satu bagian dari kehidupan perempuan Aceh yang ditinggal mati suaminya dan memiliki anak yang masih berumur 4 tahun. Foto berjudul Janda Satu Anak itu terjual Rp 700 juta. Nilai yang tergolong fantastis untuk sebuah karya fotografi di Indonesia.

Keahliannya di bidang fotografi telah menjadikan Aryono sebagai juru foto andalan bagi sejumlah tokoh di Tanah Air. Sejumlah kalangan pejabat tinggi negara dan orang-orang terkenal lainnya pernah terekam lensa Aryono, seperti mantan Wakil Presiden Adam Malik, Menteri Sekretaris Negara Yusril Ihza Mahendra, hingga Wapres Jusuf Kalla menjadi objek jepretannya.

Bagi Aryono, sebuah foto tak ubahnya catatan waktu, lokasi, nama, dan peristiwa yang terjadi pada saat itu. Ada yang harus diperhatikan ketika seorang fotografer akan mengabadikan sebuah gambar. Kedekatan antara fotografer dan objeknya harus tercipta ketika pengambilan gambar karena itu komunikasi yang akrab dengan orang-orang yang terlibat juga menjadi syarat untuk menghasilkan foto yang baik. Lewat karya-karya fotografinya, Aryono mengajak kita untuk belajar dari berbagai peristiwa kehidupan. Selain itu, menurutnya, jika kita serius mengerjakannya maka foto juga bisa menghasilkan.



Tertarik dengan kamera sejak berusia tujuh tahun, Arbain Rambey kini bekerja di harian Kompas dan rajin memberikan materi pada workshop atau seminar fotografi di berbagai kesempatan.

Bergelut dengan kamera manual selama puluhan tahun membuatnya mahir dalam bidang fotografi yang sangat dia cintai. Namun, kini ia mengatakan, "saya biasa pake mode A. Dalam mengajar saya juga menyarankan mode A. Kalau pake mode M, gak maju-maju!”

Menyukai hal-hal yang simpel, mungkin itu yang membawanya untuk memberikan pengetahuan mengenai fotografi secara simpel pula. Tapi jangan pernah berangkat memotret dengan kepala kosong, kata Arbain.

Menurutnya kita harus memiliki konsep ketika akan memotret sehingga ketika akan memotret kita sebenarnya hanya memindahkannya dari pikiran dan menangkap gambaran konsep itu melalui media kamera.

“Kalau ada fotografer Kompas yang berangkat tapi kepalanya kosong, gak akan saya kasih pergi” tutur Arbain sebagai redaktur foto harian Kompas.

Sebagai photojournalist, ia mengatakan bahwa dalam jurnalistik yang paling penting adalah moment, bagaimana menangkap moment secara tepat dengan angle yang tidak seperti orang kebanyakan sehingga membuat karya foto kita berbeda.

Kualitas seorang fotografer yang baik adalah mereka harus memiliki mata yang baik dalam melihat detail terutama saat mengambil subjek melalui lensa mereka. Seseorang yang belajar ilmu fotografi secara terus menerus belum tentu semahir orang yang setiap hari turun ke lapangan dan terus memotret. Practice makes perfect.

Jika sebuah foto memenangkan lomba fotografi, bukan berarti itu foto yang paling bagus tapi itu adalah foto yang paling dekat dengan selera penilainya. Lalu bagaimana kita tahu seperti apa foto yang baik itu? belajarlah dan lihat dari foto-foto yang dikategorikan baik.


Itulah sekilas kisah dari Aryono Huboyo Djati dan Arbain Rambey. Fine Art atau Photojournalist memberikan pemahaman tersendiri. Mungkin anda juga dapat belajar dari foto-foto mereka dan tentunya jangan melihat saja, mulailah memotret!

Kunjungi situs-situs Aryono dan Arbain di :
http://www.jakartaphotoclub.com/public/ahd/no_page=6php
http://www.flickr.com/photos/aryonodjati/
http://arbainrambey.com/
http://www.fotografer.net/isi/galeri/?page=1&searchid=2&katacari=892
http://djati.deviantart.com/gallery/ 


Written & Photo by : Agne Yasa (210110080012)
Video source : http://www.youtube.com/watch?v=wFtO7hc1Dj0&feature=related

18 komentar:

Arza Nursatya mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Arza Nursatya mengatakan...

(maap yg sebelumnya dihapus krn terdapat kata2 yg kurang pantas. hahaha)

di TheLight pernah dibahas seorang fotografer komersil (yg katanya sdh terkenal di eropa waktu itu) yang beralih jd fotografer fine art, namanya Nico Darmadjungen. dia cerita, selama 5 tahun (klo ga slh) kerjaannya motretin tekstur karat di logam. hehe.. iseng bgt

sy liat skrg itu BANYAKSEKALIASELILOH kaum muda yg ingin msk ke ranah fotografi fashion ato komersil (terlihat dr banyaknya photosession model dan klo lg ngobrol suka, "gueh pengen jd fotografer komersil") tanpa tau harga yg mesti dibayar utk masuk ke dunia komersil dan fashion itu. kt seorang creative director di singapura ttg karya2 foto yg masuk ke mejanya, "Sembilanpuluh delapan persen sampah, 1% technically good, 1% great."

oh dan terus sy juga liat trend pemakaian watermark. misalnya, "Cha2sibau Art Photography", "Arza Nursatya Art Photoworks", danlainlain yg bikin ketawa ,(no offense) tapi fotonya model2 seksi doang (yg mana terlihat mengumbar sensualitas dada & paha, ato bisa dibilang fotografernya yg napsu), ato pemakaian olahdigital yg terkesan brutal (baca: asal) dan jd bingung liatnya, "ini foto teh maksudnya apa sih???" sy jd mikir, "oh, mungkin ketertarikan akan fotografi seni sdh sedemikian besarnya. ato justru seni semakin mudah?"

lalu foto2 yg "abstrak", krn susah dinilai, serta merta dimasukkan ke kategori kontemporer. "wah ga ngerti nih! gambarnya abstrak! (dan sialnya ditambahin) KEREN!" dengan begitu, bnyk sekali yg bisa mengalahkan Andy Warhol pada 1st attempt dgn photoshop. LOL.

klo kt kawan sy yg fotonya sy puji2 (krn gda yg muji lagi), "Sy ini dipanggil oleh fine art, bukannya sengaja memilih."

dan mengomentari om Arbain, "practice make perfect", sy lebih setuju dgn, "Practice won't make perfect. Only perfect practice, will make perfect." hehe..

Cinematography and Us mengatakan...

like this! teringat jaman OJ ada Arbain Rambey :)

jalan-jalan ke blog kita ya :)

agneyasa mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
zoom.in mengatakan...

beuhh.. ane ya di foto bareng ama om arbain ngiri deh :)

Desti Pratiwi mengatakan...

ingin menjadi fotografer..
semoga tercapai.. aaamiiiin..
:)

imagetabble mengatakan...

Only perfect practice, will make perfect --> that's true!!!
thank you Arza :)

imagetabble mengatakan...

for Cinematography and Us, thank you for like it.
setiap seminar atau workshop Om Arbain memang mengena bukan? hehe

nanti kami mampir ya :)

imagetabble mengatakan...

zoom.in ayo mungkin nanti di lain waktu kita ada kesempatan foto bareng, di event tentang fotografi lainnya. semoga. cheers!

imagetabble mengatakan...

Desti Pratiwi aamiin mba fotografer, ayo tetap semangat meraih impian.
semoga nanti banyak lahir fotografer Indonesia perempuan yang membanggakan.
bikin komunitasnya juga ya :)

lingga mengatakan...

nice post! :)

Sosok Arbain Rambey memang sangat menginspirasi ya.. terlebih buat kita-kita yang ingin mendalami foto jurnalistik.

selain Arbain, banyak juga fotografer andal tentu dengan karakter yang berbeda yang layak diangkat sosoknya. ditunggu postingan selanjutnya :)

imagetabble mengatakan...

lingga :
thanks.

iya, inspiring!
wah, terima kasih sarannya.
kami akan berusaha sebaik mungkin :)

deandrasyarizka mengatakan...

Kalau fotonya Arbin Rambey lagi ngejelasin, pasti lebih bagus ;D

imagetabble mengatakan...

sip, makasi masukannya :)
di Postingan Photography Workshop bersama Canon ada video Arbain Rambey sedang menjawab pertanyaan dan menjelaskan. boleh dilihat.

hello!shadrein mengatakan...

good job ne!
foto hasil jepretan ane nya mana nih?

Awan Wisudanto mengatakan...

Salam kenal,
Artikel ini saya kutip di tulisan saya. Tiga hari jalan bareng Pak Aryono di Pekanbaru, saya belajar banyak & makin kagum. Silakan dibaca catatannya di:
http://fotografi-dasar.blogspot.com/2010/09/belajar-bersama-aryono-huboyo-djati.htm

Planet mengatakan...

Daftar harga Promo online Lensa Canon datascrip
CANON EF 100-400mm f/4.5-5.6L IS USM Rp.7.150.000,-
CANON EF 100mm f/2 USM Rp.1.900.000,-
CANON EF 100mm f/2.8 Macro USM Rp.2.350.000,-
CANON EF 100mm f/2.8L Macro IS USM Rp.3.700.000,-
CANON EF 135mm f/2.8 SoftFocus Rp.1.900.000,-
CANON EF 135mm f/2L USM Rp.3.750.000,-
CANON EF 14mm f/2.8L II USM Rp.9.500.000,-
CANON EF 15mm f/2.8 Fisheye Rp.4.100.000,-
CANON EF 16-35mm f/2.8L II USM Rp.6.800.000,-
CANON EF 17-40mm f/4L USM Rp.3.300.000,-
CANON EF 180mm f/3.5L Macro USM Rp.6.200.000,-
CANON EF 200mm f/2.8L II USM Rp.3.300.000,-
CANON EF 20mm f/2.8 USM Rp.2.050.000,-
CANON EF 24-105mm f/4L IS USM Rp.4.900.000,-
CANON EF 24-70mm f/2.8L USM Rp.6.100.000,-
CANON EF 24mm f/1.4L II USM Rp.7.400.000,-
CANON EF 24mm f/2.8 Rp.1.550.000,-
CANON EF 28-135mm f/3.5-5.6 IS USM Rp.2.050.000,-
CANON EF 28-300mm f/3.5-5.6L IS USM Rp.11.200.000,-
CANON EF 28mm f/1.8 USM Rp.2.050.000,-
CANON EF 35mm f/2 Rp.1.250.000,-
CANON EF 400mm f/5.6L USM Rp.5.150.000,-
CANON EF 50mm f/1.2L USM Rp.6.800.000,-
CANON EF 50mm f/1.4 USM Rp.1.600.000,-
CANON EF 50mm f/2.5 Compact Macro RP.1.400.000,-
CANON EF 70-200mm f/2.8L IS II USM Rp.9.700.000,-
CANON EF 70-200mm f/2.8L USM Rp.5.550.000,-
CANON EF 70-200mm f/4L IS USM Rp.5.300.000,-
CANON EF 70-200mm f/4L USM Rp.3.250.000,-
Bagi yang serius order sebelum kehabisan,untuk harga promo terbatas
TOKO PLANET DIGITALCANON melayani pengiriman seluruh Indonesia.
Melalui Via TIKI JNE KANTOR POS.CARA Pesan online CALL SMS 085229488511
PIN BB:2A90DC9D Belanja di tok0 kami transaksi aman no tipu tipu.
Alamat TOKO ITC CEMPAKA MAS JLN LETJEN SOEPRAPTO NO 28 JAKARTA PUSAT
Promo discond terbatas


canon care mengatakan...

TOKO FOKUS NUSANTARA Distributor Resmi
ALAMAT:JL.TANA ABANG II NO.77 JAKARTA PUSAT
Cara Pesan Online
HUB:082338777702
PIN BB:24C653E2
saya memberikan penawaran khusus kepada para pembeli baru dan pelanggan kami.
Berikut adalah daftar harga untuk penawaran khusus dari kami dalam program penjualan Online
berupa beberapa type barang kamera .
Berikut daftar harga kamera yang saya tawarkan :
KAMI Melayani Pengiriman Ke seluruh indonesia melalui TIKI/JNE
CANON PowerShot SX170 + 8g Rp.825,000
CANON PowerShot SX280 HS Rp1,395,000
CANON PowerShot SX510 + 16g Rp.1,245,000
CANON PowerShot SX50 HS + 16g Rp.2,150,000
CANON PowerShot S120 + 8g Rp.1,995,000
CANON PowerShot S200 + 8g Rp.1,395,000
CANON PowerShot N Rp.2,750,000
CANON PowerShot G16 + 16g Rp.2,295,000
CANON PowerShot G1X + 16g Rp.2,495,000
CANON PowerShot D30 Underwater Rp.1,425,000
CANON IXUS 135 + 8g Rp.505,000
CANON IXUS 140 Rp.695,000
CANON IXUS 145 + 8g Rp450,000
CANON IXUS 155 + 8g Rp.725,000
CANON IXUS 255 HS Rp1,115,000
CANON EOS-M + EF-M 18-55mm f/3.5-5.6 IS STM + 16g + Jaket Rp2,195,000
CANON EOS-M + EF-M 22mm f/2.0 STM + Adapter + 16g + Jaket Rp2,375,000
CANON EOS-M + EF-M 18-55mm IS STM + EF-M 22mm STM + Flash S90EX + 16g + Jaket Rp2,650,000
CANON EOS 100D + 18-55mm IS STM + 8g + Backpack Rp.3,300,000
CANON EOS 1100D + 18-55mm IS Rp.2,150,000
CANON EOS 1200D + 18-55mm IS Rp.2,350,000
CANON EOS 600d + 18-55mm IS + 8g Rp.2,495,000
CANON EOS 600d + 18-55mm IS + 55-250mm IS + 8g Rp.3,350,000
CANON EOS 700d bo + 8g Rp.2,550,000
CANON EOS 700d + 18-55mm IS STM + 8g Rp.3,100,000
CANON EOS 700d + 18-135mm IS STM Rp.4,250,000
CANON EOS 60d bo + 8g + Tripod Excell Promos Rp.3,350,000
CANON EOS 60d + 18-55mm IS II + 8g + Tripod Excell Promos Rp3,650,000
CANON EOS 60d + 18-135mm IS STM + 8g + Tripod Excell Promos Rp.4,000,000
CANON EOS 60d + 18-200mm IS + 8g + Tripod Excell Promos Rp.4,750,000
CANON EOS 70d bo Non WiFi + 8g Rp.4,295,000
CANON EOS 70d bo WiFi + 8g Rp.4,250,000
CANON EOS 70d + 18 55mm IS STM Non WiFi + 8g Rp.4,250,000
CANON EOS 70d + 18 55mm IS STM Wifi + 8g Rp.4,500,000
CANON EOS 70d + 18-135mm IS STM Non WiFi + 8g Rp.5,750,000
CANON EOS 70d + 18-135mm IS STM Wifi + 8g Rp.6,600,000
CANON EOS 70d + 18-200mm IS Built In Wifi Rp.6,950,000
CANON EOS 6D bo non wifi + 16g + Backpack Rp.7,050,000
CANON EOS 6D + 24-105mm non wifi + 16g + Backpack Rp.10,950,000
CANON EOS 6D + 24-70mm non wifi + 16g + Backpack Rp.12,500,000
CANON EOS 6D bo wifi + 16g + Backpack Rp.8,250,000
CANON EOS 6D + 24-105mm wifi + 16g + Backpack Rp.11,950,000
CANON EOS 6D + 24-70mm wifi + 16g + Backpack Rp.13,750,000
CANON EOS 5D MK III bo + CF 4g + Backpack Rp.14,150,000
CANON EOS 5D MK III + 24-105mm + CF 4g + Backpack Rp.19,750,000
CANON EOS 1Dx bo + CF 32g + Backpack Rp.28,750,000
TRANSAKSI AMAN DAN TERPERCAYA

Posting Komentar